Dapat Surat Lagi, Bambang Widjojanto Diperiksa Bareskrim

Jakarta - Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto mengaku sudah memperoleh surat pemanggilan pemeriksaan dari Bareskrim Polri. Pemeriksaan ini adalah lanjutan atas permasalahan dugaan pemberian keterangan palsu saat sidang sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya kemarin Sabtu mendapat surat (pemanggilan), kini lagi koordinasi dengan lawyer," kata Bambang di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (22/2/2015).



Tetapi, Bambang enggan menyebut kapan ia bakal kembali menjalani pemeriksaan lanjutan di Bareskrim Polri sebagai tersangka atas permasalahan tersebut. Yang jelas dirinya tetap mempertanyakan sejumlah psumber yang dikenakan penyidik kepadanya.

"Ada berbagai faktor penting. Tiba-tiba ada pasal yang baru muncul. Pasal 56 mengenai peran saya yang membantu melakukan. Saya tak tahu kalau di setiap panggilan timbul pasal yang baru diputuskan apa itu. Tapi saya wajib tanya itu terhadap penyidik," ucap Bambang.

Bambang Widjojanto sebelumnya ditangkap Bareskrim Polri pada Jumat 23 Januari lalu, atas dugaan permasalahan mengarahkan membagi keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, di Mahkamah Konstitusi 2010 lalu. Usai ditangkap, mantan pengacara tersebut langsung diperiksa penyidik Bareskrim.

Penangkapannya memicu gelombang dukungan masyarakat yang meminta Polri membebaskan Bambang. Pada hari Sabtu 24 Januari kemarin, Bambang pun dibebaskan. Ceo KPK itu kemudian diperiksa untuk kedua kalinya. Isu yang menyebut Bambang bakal ditahan semakin bergulir, tetapi sampai kali ini Bambang tetap menghirup udara yang bebas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel