Operator yang Tak Registrasi SIM Card, Akan Diberi Sanksi Oleh Kominfo

JAKARTA - Merebaknya SIM card aktif yang beredar tanpa adanya registrasi yang jelas dari pemakai, Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo) bakal memberikan teguran keras serta sanksi terhadap pihak operator telekomunikasi.

Dikutip dari laman website Kominfo, diungkapkan bahwa penerapan sanksi bakal dikenakan pada operator sebagai tindak lanjut dari surat edaran BRTI Nomor: 161/BRTI/V/2014 tertanggal 28 Mei 2014 perihal perintah tindak lanjut penertiban registrasi pelanggan, serta kesepakatan antara-Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dengan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI).



Dalam surat edaran diterbitkan ini, pelaksanaan penertiban registrasi prabayar yang ada di daerah Yogyakarta pada 16 April 2014 serta ditemukan ketidakpatuhan penyelenggara telekomunikasi seluler terhadap Permen Kominfo Nomor 23 Tahun 2005, mengenai Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi Pasal 4 ayat (1), (2), (5) berupa terjadinya aktivasi kartu perdana tanpa registrasi pelanggan dengan cara benar.

Tindakan non-registrasi alias registrasi yang tak jelas dikhawatirkan bakal memunculkan efek negatif di mata masyarakat, semacam halnya penipuan, penyebaran fitnah, hasutan, adu domba, teror serta manipulasi jasa telekomunikasi lainnya.

Menimbang berbagai faktor tersebut, BRTI bersama Kementerian Kominfo bakal memberbagi teguran keras terhadap penyelenggara telekomunikasi seluler, serta diikuti pemberian sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Ini diperbuat apabila operator telekomunikasi tak menunjukkan itikad baik untuk mematuhi ketentuan registrasi kartu prabayar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel