Ahok Berstatus Sebagai Tersangka, Apakah Sby Menang Dari Jokowi ?

DUNIASATU.COM ,- Rabu (16/11), Bareskrim Polri akhirnya menetapkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama. Keputusan ini ditanggapi secara beragam oleh masyarakat, baik yang mendukung Ahok atau yang menghujat dan berharap Gubernur DKI non aktif itu segera dipenjara. 





Namun tidak begitu dengan mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Cilacap, Tridianto. Penetapan Ahok sebagai tersangka ini ternyata dipandang sebagai kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas Presiden Joko Widodo.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi memang kerap dikait-kaitkan dengan kasus yang menjerat Ahok ini. Sedangkan SBY sendiri beberapa waktu lalu juga sempat diisukan berada di balik aksi demo besar-besaran 4 November.

"Secara psikologis ini menguntungkan aspirasi kelompok umat Islam yang demo besar-besaran tanggal 4 November yang lalu. Tetapi sebetulnya, secara politik, ini lebih merupakan kemenangan Pak SBY," ujar Tridianto dilansir dari Viva.

Tridianto juga menyoroti ucapan SBY beberapa waktu tentang massa akan terus menggelar demo sampai "lebaran kuda" jika tuntutannya tak dipenuhi. Tidak hanya itu, ia juga sempat berbicara mengenai Pilkada Jakarta 2017 mendatang.

Seperti diketahui, Partai Demokrat mengusung Agus dan Sylviana Murni. Dengan penetapan Ahok sebagai tersangka, bukan tidak mungkin calon yang diunggulkan SBY akan menang. Menurut Tridianto, suasana politik di Indonesia bisa semakin panas tergantung dengan langkah Jokowi dan juga Megawati.

"Sangat terbuka peluang bagi Pak SBY untuk mengalahkan Pak Jokowi lagi di Pilgub DKI Jakarta, bahkan sekaligus mengalahkan Bu Megawati," imbuhnya. "Bisa diduga politik akan makin panas."

Sementara itu, kasus penistaan agama yang dituduhkan pada Ahok ini memang menuai sorotan dan kontroversi dari berbagai pihak. Banyak yang berpendapat jika Ahok tidak bersalah, namun sebagian lainnya menilai jika ucapan Ahok memang melecehkan Al Quran dan agama Islam. (wk/kr)




sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel