Tidur Sambil Berjalan, Ternyata Ini Sebabnya


TIDUR sambil berjalan atau sleepwalking menjadi satu hal aneh yang dapat dialami. Gangguan tidur seperti ini disebabkan oleh kurangnya waktu istirahat.
Hal itu membuat tubuh mengalami emosi tidak menentu, kelelahan, kurang konsentrasi hingga stres yang jadi pemicu tidur sambil berjalan.



Seseorang yang mengalami gangguan tidur seperti ini terbangun sekira 2-3 jam setelah tidur. Dalam keadaan linglung atau bahkan mata terpejam, mereka dapat berjalan dan melakukan aktivitas seperti biasa.
Umumnya sleepwalking tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Namun dalam kasus tertentu, aktivitas yang dilakukan dapat terbilang ekstrem hingga membahayakan dirinya serta orang lain.
Jangan terlanjur panik ketika menemui keluarga atau rekan mengalami sleepwalking. Pasalnya jika membuatnya terkaget, kemungkinan besar mereka dapat menyerang balik diri Anda.
Dikutip Indy100, Minggu (6/11/2016). Ada beberapa hal penanganan yang tepat bagi mereka yang mengalami sleepwalking.

Seperti, pastikan mereka berjalan di tempat yang aman. Perlahan bimbing mereka kembali ke tempat tidur. Kemudian bisa juga dengan membangunkannya perlahan agar menghindari lanjutan sleepwalking.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel