Apa Yang Terjadi Jika Bumi Punya Cincin Seperti Planet Saturnus,,?? Mari Simak..!!!

DUNIASATU.COM - Kita sudah biasa dengan penampilan bola bulat putih bersinar bernama bulan di angkasa sana sehingga susah untuk membayangkan ada hal lain yang menggantikan di tempat tersebut. Bayangkan saja akan seperti apa jika kamu melihat ke langit malam dan selain bulan, kamu akan melihat segitiga ungu atau heksagonal hijau? Atau bahkan cincin? Seperti apa sih jika bumi punya cincin?


Ini beberapa kondisi yang akan terjadi jika bumi punya cincin!

1. Sebenarnya bumi PERNAH punya cincin, lho!


Milyaran tahun yang lalu, bumi memiliki cincin dan cincin yang gak biasa ini muncul selama proses pembentukan bulan. Dulunya diketahui sebuah planet bernama Thea bertubrukan dengan bumi dan sebagai hasilnya, sebuah bongkahan terlempar ke angkasa. Bongkahan ini membentuk cincin sementara mengitari bumi yang membuat bongkahan terbesarnya ikut berevolusi mengikutinya. Bongkahan tersebut lama-lama dikenal sebagai bulan saat ini dan cincinnya telah melebur.2. Penampilan bumi bila punya cincin.

Penampilan bumi jika punya cincin dari luar angkasa sudah bisa dibayangkan lah ya, akan kurang lebih seperti Saturnus. Tapi bagaimana jika cincin tersebut dilihat oleh manusia yang tinggal di bumi. Seperti apa kenampakannya? Brightside sempat membuat video gambarannya mengenai pertanyaan penampilan bumi bercincin itu.

3. Bumi susah memiliki cincin dalam waktu lama karena tergolong panas.


Saturnus terletak cukup terbilang jauh dari matahari, sehingga cincinnya bisa bertahan dengan aman. Sedangkan bumi kalaupun memiliki cincin yang serupa dengan Saturnus, gak akan bertahan dengan lama. Sinar matahari akan membakar cincin tersebut dan cincin tersebut akan musnah dalam waktu yang cepat.
4. Malam akan terlihat lebih terang.

Bulan adalah struktur solid yang terbuat dari material bebatuan, yang sebenarnya bukan pilihan ideal untuk merefleksikan cahaya. Walaupun begitu, bulan terlihat sangat terang dan bersinar di malam hari, semua berkat sinar matahari yang sangat kuat yang dipantulkannya ke bumi. Cincin planet juga akan merefleksikan cahaya matahari dengan cara yang sama, tapi dengan efek yang jauh lebih dahsyat.
5. Musim dingin/salju yang lebih dingin.

Dalam hal lain, cincin yang mengelilingi bumi akan dengan serius berdampak pada jumlah cahaya matahari yang mencapainya dengan menghalagi beberapa persennya. Karenanya, selama musim panas di belahan bumi utara, bayangan cincin akan berada pada belahan bumi selatan (yang sedang musim dingin). Hal tersebut menghalangi beberapa persen kebutuhan temperatur hangat dari matahari, akhirnya musim salju menjadi lebih dingin di kedua belahan dunia.

Intinya, cincin yang seperti di Saturnus memang akan nampak indah jika juga dimiliki bumi, tapi melihat dari beberapa potensi kerugian yang akan kita rasakan, mending kita syukuri kondisi bumi apa adanya sekarang. Bersyukurlah bumi gak punya cincin, kita bisa bertahan hidup dengan atmosfer nyaman hingga sekarang.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel